Pagi
Merindu
Lagi.
Angin
Cahaya
Hangat
Daun
Bergerak
Bayang
Bias
Kaca
Debu
Suara
Tawa
Tangis
Wanita
Aku
Kamu
Milikku.
Melihat sekeliling
Mendengar suara
Mencari sosok
Rindu kamu
Hela nafas
Menutup mata
Degup jantung
Tentang kamu.
Cemas dalam hati
Takut kian merasuk
Aku mencari damai
Damai adalah kamu
Aku merasa terberkati
Aku sangat berwarna
Menemukan lagi baitnya
Pikiranku kini melayang
Bayangkan hilang denganmu
Tersesat selamanya denganmu
Legak tawa terdengar
Pagi siang malam
Dan bercumbu sorenya
Harum mu melintas
Dengan tulang lehermu
Yang aku hirup
Tanganmu erat melingkar
Pinggangku seakan meleleh
Aku rapuh didekapmu
Aku kuat karenanya
Mendekap Minggu pagi
Nafasmu lintasi keningku
Dingin jadi hangat
Aku jatuh sejatuhnya.
Kini tentangmu
Jadi angan
Jadi bayang
Jadi kenang
Jadi karang
Hanya Terlihat
Tak teraih
Tak tergapai
Mengikuti aku.
Namun
Aku
Masih
Dalam
Candu.
Ah.
Aku.
Mati.
Ditikam.
Rinduku.
Sendiri.