Diberdayakan oleh Blogger.

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

CATEGORY >

Malam ini aku berduka
Atas kepercayaan diriku yang telah mati
Aku berduka, bahwa kenyataan menyadarkan aku lagi, membangunkan aku yang dulu dan merasa egois lagi.

Aku merasa tidak layak lagi, tidak untuk sedikitpun, mendapat kepercayaan untuk menjaga hati seseorang, karna akan berakhir ku patahkan.

Aku dengan segala kekacauan yang telah kuperbuat.
Tidak lebih dari seorang wanita yang tidak memiliki perasaan memikirkan orang lain, kecuali kesenangan ku sendiri.

Tuan misterius memutuskan untuk menjauhi ku. Tentu ada rasa dimana aku menjadi begitu sangat rapuh tanpanya, yang semakin aku rasakan, ketika ia dengan bola matanya yang tidak ingin melihatku. Atau berpura-pura tidak mengetahui kehadiranku. Aku tau ia sangat sadar dengan siapa dia berada di jarak yang tidak lebih dari semeter denganku. Tapi lagi-lagi dengan dada yang sakit aku juga berpura-pura bahwa aku biasa saja.
Dan seiring langkahnya pergi, ada rasa perih yang tidak mengenakan.
aku yakin dia juga merasakan perih itu, meskipun sedikit, pasti ada.

Dia dengan langkahnya yang pergi, seharusnya tidak perlu kembali menengok kearahku, yang pasti semua tau bahwa mataku juga tidak bisa lepas darinya.
Dan saat mata kami bertemu, aku merasakan bahwa walau sedikit, dia masih peduli, masih ingin tau, masih ingin memelukku. Begitupun aku.

Kuhabiskan malam-malam sunyi dengan penyakit yang sama seperti dahulu. Kali ini untuk mengenangnya.
Tak banyak kenangan yang kami ciptakan, namun aku merasa tidak perlu banyak kenangan untuk mengenang seseorang yang berharga menurutmu.

Kepalaku berputar-putar. Banyak hal lain menyusup, terutama tentang dia yang sudah punya cintanya yang baru, juga tentang tuan misterius yang memilih menjaga persahabatannya untuk tidak dekat lagi denganku.

Sehari-hari di kampus tercinta, aku menghindari beberapa titik dimana aku biasa melihatnya. Aku memilih berjalan cepat, dan tidak menoleh sama sekali di titik-titik itu.
Aku merasa menjadi pecundang. Tapi itu masih lebih baik daripada aku harus melihatnya lagi, kemudian menangis lagi.
Namun anehnya di tempat-tempat yang sudah aku tandai akan berpotensi lebih tinggi untuk bertemu dengannya, justru dia yang lebih sering lewat ditempat biasa aku berada dikampus.
Takdir yang menyakitkan, saat menghindari namun justru dihampiri.

Aku akan bercerita tentang seorang yang sesungguhnya hanya mengisi hari-hariku selama kurang lebih 5 hari ini. Sebelum aku memutuskan untuk berhenti berhubungan dengannya, karna rasa bersalah menghantui diriku.
Semoga aku tidak dibenci oleh karma.
Aku sudah menyadarinya, sungguh, sebelum semua terlanjur berlarut. Aku tak ingin menyakiti siapapun, dan semua orang yang menaruh niat baik kepadaku, sungguh.
Namun saat ini biarkan aku mendedikasikan tulisan ini untuk tuan misterius.
Aku ingin mengenangnya, walau sekali lagi, tidak banyak kenangan yang kami ciptakan.
Namun, aku merasa bahwa aku sudah memilikinya.
Ya, tuan misterius.
Share on:
Aku pernah marah, jangankan aku, semua orang pernah marah.
Kadang ada alasan, kadang tidak. Yang jelas emosi negatif ini pernah hidup dalam diri seseorang, lama, atau sebentar.

Aku pernah marah,
Pada keadaan yang membuat aku tidak menjadi diriku, saat aku berpura-pura baik-baik saja, saat aku bilang "aku tidak papa", saat aku bilang "aku setuju" nyatanya tidak.

Aku pernah marah,
Pada kehidupan seseorang, yang kupikir meski tinggal di bawah matahari dan planet yang sama, aku merasa berbeda dengan mereka.

Aku pernah marah,
Pada kamu yang sudah pergi, hilang tanpa arti, kadang pula luka menyayat hati yang kamu pernah tinggali. Dan pergi, bersama dia yang katanya mencintaimu setengah mati.

Aku pernah marah,
Pada diriku sendiri
Pada aku yang tidak bisa menentukan sikap dan atas beberapa hal yang aku perbuat diluar kendali. Sungguh aku sesali, namun tetap saja tak bisa terobati, patahan-patahan hati yang katanya ku sakiti, entah apa lagi yang harus aku perbaiki.

Aku pernah marah,
Pada cinta yang entah sengaja atau tidak, telah memilihmu, dan kau adalah orang yang salah. Dan suatu ketika kau kembali dengan dirimu yang lain, lebih baik, tapi aku tak lagi bisa mencintai. Percayalah, bahkan kadang cinta salah alamat.

Aku pernah marah,
Tapi apalah arti kemarahan, marah tak bisa hidup lama, marah tak bisa bertahan lama, marah tak bisa memilih, namun kadang marah datang karna dibuat-buat.

Aku marah.
Aku pernah marah.
Percayalah, marah akan diusir oleh senyuman.
Maka apa saat ini aku bahagia setelah marah?

Tidak.
Karna saat aku menulis ini, pikiran ku kemabli lagi, menyusul marah.
Dan aku, sedang marah.
Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • INSTAGRAM : PETUNIAINTAN.
  • Perangkai kata, dibalik lensa.
140x140

INTAN CHARISMA

penjagalaxy

Cari Aku!

Instagram: Petuniantan
Instagram Portfolio: jepretanintan & Photolicious.Jakarta

facebook.com/pettuniaintan

Twitter: IntnKD

Lineid: Intnkd

Snapchat: Pettuniantan

Path: IntanKharisma

Mail: pettuniaintan@yahoo.com
pettuniaintan@gmail.com


Facebook Twitter Gplus RSS
latest posts
latest comments

Search

Blog Archive

  • ►  2025 (1)
    • ►  November (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  Oktober (3)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (4)
  • ▼  2016 (27)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ▼  September (2)
      • Tuan Misterius Pergi
      • Marah
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (9)

Popular Posts

  • Sudut yang Temaram
    Sudut gelap kamar itu adalah aku Yang panjang menjuntai kedepan, dan lebar kebelakang, ia ada ditengah, berdebu tebal, bersiku kokoh namun t...
  • Raya Ketiga Tanpa Mama
    Saya berdiri lagi, sendiri, menepi. Sebentar lagi raya ketiga, tanpa Mama. Hari ini mendung disertai hujan, saya lihat sekeliling, merasa ad...
  • Mas Nguber
    Kadang suka ngerasa gak sih, kita persiapin sesuatu, tapi kita suka lupa justru waktu yg kebuang buat persiapan bikin kita jadi keteteran? ...
  • Memo Kematian Diri
    Jelaga, ceria, aurora, mega, kelabu, biru. Kau ajari aku. Terbata aku mengeja Bagaimana kau tuntun aku membaca "Ini adalah warna.. ...
  • Pembunuh Senin
    Ini cerita tentang wanita yang ingin membunuh senin. Aku tau betul wajahnya yang selalu terlihat muram. Ia berkata ia juga tau betul banya...
  • Ber
    September Oktober November Desember Ber. Belasan bahkan puluhan tahun yang lalu, mereka menandai bulan-bulan Ber, dengan langit teduh, ...
  • 24 Mei 2023
    Saya merasa saat orang lain dengan sadar dan sengaja menyakiti saya, umumnya mereka enggan mengucap maaf yang tulus. Tiada gestur menyesal, ...
  • Tentang Kampus Tercinta
    Kampus Tercinta. Kampus kecil di Jakarta Selatan tepatnya di Lenteng Agung. Gue mulai kisah awal gue disini. Tepat September 2014 gue mula...
  • Besok Punyaku
    Matahari pagi membawa lagi namamu Tak ada air mata keluar, lambat laun kenyataan telah menyadarkanku, sesungguhnya hingga hari ini aku dapa...

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

  • Home
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates