Diberdayakan oleh Blogger.

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

CATEGORY >

Gelisah

Itulah yang aku rasakan jelang detik aku akan bertemu dia. Bahkan dipagi jelang bertemu, sampai bangun 4x, kukira siang sudah datang.

Dan menjelang sore depan Kampus Tercinta, akhirnya sosok lelaki yang membuat pikiranku sibuk beberapa hari inipun, datang.

Dengan senyum dan sapaan, aku lega akhirnya bertemu dia.

Kami menghabiskan sore hingga malam, bertukar cerita dan saling bercanda.
Selebihnya kami sibuk bertatapan satu sama lain. Mungkin saling tak menyangka hari ini, hal yang tak terduga telah terjadi..

Aku masih ingat betul bagaimana matanya mengedip, bagaimana ia menarik nafasnya, bagaimana ia tersenyum, bagaimana ia tertawa, bagaimana raut wajahnya saat ia bercerita hal yang menyakitkan baginya, bahkan bagaimana ia tersipu malu, dan terlebih bagaimana mimik bibirnya saat mengucapkan pengakuan bahwa ia menyukaiku.

Sungguh detak jantungku seakan dipicu untuk lebih cepat memompa darah ke otak, sehingga aku berpikir lama dalam memproses perkataannya sembari tak percaya dengan apa yang ia katakan.

Ia menyukaiku.

Begitupun, aku.

Biasanya aku sangat menghargai proses untuk memutuskan apakah aku akan memilih untuk memulai hubungan atau tidak.
Dan kini, proses yang kami lalui sungguh kilat, aku menerimanya sebagai orang yang akan aku bagi cerita tentang diriku, keseharianku, kesenanganku, juga kesedihanku. Aku menerimanya sebagai orang yang nantinya akan aku rindukan pada malam-malam kosong, yang akan penuh dengan dirinya.

Aku rasa keterkaitan kami tidak terjadi sesingkat baru tadi aku bertemunya, tapi jauh sebelum itu, dimana kami menghabiskan waktu kami, untuk saling bertukar pesan, tawa, canda, dan cerita melalu media dalam genggaman.
Maka pertemuan hanya menjadi pelengkap dan pemasti perasaan ini.

Itulah yang membuat aku tak berpikir panjang untuk menerimanya. Memulai dari 0 bersamanya.
Aku percaya padanya, percaya pada apa yang aku rasa, percaya pada prinsipnya, percaya pada kepribadiannya yang mulai terbuka kepadaku.

Jawaban untuk tulisan kemarin malam:
Aku akan menempatkan namanya, secara rapih dihatiku? Adalah, iya.

Dan kini aku mulai berani menaruh harapan untuk aku, dia, kami, dan kebahagiaan.
Sambil berkenalan, dan menebarkan cinta tiap harinya, agar harapan itu dapat tercapai.

Dan bila esok akan datang masa dimana aku merasa jenuh aku harap aku dapat membaca kembali tulisan ini, bahwa aku pernah merasa sebahagia ini bersamanya..




Selamat pagi,
Sayangku.

Share on:

Terakhir yang aku tulis, aku bimbang dan menyerahkan Kuasa Tuhan untuk masalahku, mungkin bila ada taraf kesabaran, aku berada di paling atas.

Sungguh sudah sangat sabar, disakiti dan disakiti lagi, namun manusia pada dasarnya tak lepas dari rasa emosi yang pada akhirnya dapat kutumpahkan seada-adanya pada dia si brengsek pengumbar sumpah dan janji.

Aku putuskan untuk memerdekakan diriku sendiri dari penjajahan kebodohan yang dia tanamkan.

Entah lagi-lagi atau bagaimana, Tuhan memberikan jalan padaku, makanya aku sangat percaya bahwa Tuhan adil dan aku selalu merasakan keadilan itu.

Tuhan mendatangkan obat ditengah kesakitan yang kurasa memang karna kebodohan dari aku sendiri yang selalu dan terus menerus menjadi tokoh yang sabar, hingga kadang aku tidak menyadari bahwa aku selalu diinjak.

Obat itu datang begitu saja, dan sungguh beberapa hari ini aku merasa bahwa obat ini bekerja dengan baik, dan membangkitkan rasa percaya diriku lagi.

Tautan ku tentang lelaki yang kebanyakan hanya mau menang sendiri dan bertindak semaunya, terpaksa aku hilangkan, sejak aku mengenalnya, sejak aku mengenalnya lebih dalam lagi.

"Sedikit cemas, banyak rindunya"

Aku mungkin cemas dengan apa yang aku hadapi sekarang, terkait aku bahkan belum bertemu dengan lelaki yang menyita pikiranku ini. Tapi terlepas dari kecemasan dalam hati, aku sungguh merindukannya seolah kami sudah pernah bertemu dan berpadu sebelumnya.

Atau memang alasan aku rindu bahwa sesungguhnya aku memang butuh sosok sepertinya dari dulu, dan dia baru datang sekarang, menyadarkanku bahwa aku juga berhak dipelakukan istimewa tanpa paksaan dan dengan kesederhanaan dirinya yang dapat buat aku tersenyum lagi..

Bila Tuhan mengizinkan, aku akan bertemu dia besok.
Rasanya tak sabar menunggu detik agar cepat berlalu.
Bila memang yang aku rasakan tulus, seperti apapun dirinya yang akan aku temui besok, aku tidak akan mempermasalahkan bagaimana rupa dirinya kelak, aku hanya ingin tau, sosok sebenarnya orang yang sampai ku samakan dengan definisi obat untuk menyembuhkan.

Aku tak akan cepat menyimpulkan apa yang aku rasa padanya, namun biarlah waktu akan menjawab semuanya bagaimana nantinya ini akan berakhir, atau dimulai.

Tak juga aku menaruh banyak harapan, takut bila dia yang akan kecewa setelah bertemu denganku, namun tak bisa aku bohongi bila memang benar, harapan itu ada, meski tidak besar, namun aku berharap.

Dan semoga, bila besok aku sudah bisa menyimpulkan bagaimana perasaanku, aku bisa berubah menjadi wanita yang lebih baik untuk diriku sendiri dan untuknya, dan menempatkan namanya secara rapih di hatiku.

Aku tak sabar!
Matahari, cepatlah datang!

Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • INSTAGRAM : PETUNIAINTAN.
  • Perangkai kata, dibalik lensa.
140x140

INTAN CHARISMA

penjagalaxy

Cari Aku!

Instagram: Petuniantan
Instagram Portfolio: jepretanintan & Photolicious.Jakarta

facebook.com/pettuniaintan

Twitter: IntnKD

Lineid: Intnkd

Snapchat: Pettuniantan

Path: IntanKharisma

Mail: pettuniaintan@yahoo.com
pettuniaintan@gmail.com


Facebook Twitter Gplus RSS
latest posts
latest comments

Search

Blog Archive

  • ►  2025 (1)
    • ►  November (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  Oktober (3)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (4)
  • ▼  2016 (27)
    • ▼  Desember (2)
      • Dua Tiga
      • Merindu Lagi
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (9)

Popular Posts

  • Sudut yang Temaram
    Sudut gelap kamar itu adalah aku Yang panjang menjuntai kedepan, dan lebar kebelakang, ia ada ditengah, berdebu tebal, bersiku kokoh namun t...
  • Raya Ketiga Tanpa Mama
    Saya berdiri lagi, sendiri, menepi. Sebentar lagi raya ketiga, tanpa Mama. Hari ini mendung disertai hujan, saya lihat sekeliling, merasa ad...
  • Mas Nguber
    Kadang suka ngerasa gak sih, kita persiapin sesuatu, tapi kita suka lupa justru waktu yg kebuang buat persiapan bikin kita jadi keteteran? ...
  • Memo Kematian Diri
    Jelaga, ceria, aurora, mega, kelabu, biru. Kau ajari aku. Terbata aku mengeja Bagaimana kau tuntun aku membaca "Ini adalah warna.. ...
  • Pembunuh Senin
    Ini cerita tentang wanita yang ingin membunuh senin. Aku tau betul wajahnya yang selalu terlihat muram. Ia berkata ia juga tau betul banya...
  • Ber
    September Oktober November Desember Ber. Belasan bahkan puluhan tahun yang lalu, mereka menandai bulan-bulan Ber, dengan langit teduh, ...
  • 24 Mei 2023
    Saya merasa saat orang lain dengan sadar dan sengaja menyakiti saya, umumnya mereka enggan mengucap maaf yang tulus. Tiada gestur menyesal, ...
  • Tentang Kampus Tercinta
    Kampus Tercinta. Kampus kecil di Jakarta Selatan tepatnya di Lenteng Agung. Gue mulai kisah awal gue disini. Tepat September 2014 gue mula...
  • Besok Punyaku
    Matahari pagi membawa lagi namamu Tak ada air mata keluar, lambat laun kenyataan telah menyadarkanku, sesungguhnya hingga hari ini aku dapa...

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

  • Home
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates