Diberdayakan oleh Blogger.

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

CATEGORY >

Aku sedang tertawa saat ini, menertawakan diriku sendiri.
Kuingat beberapa hal dalam perjalananku mengeri cinta.
Aku tertawa mengingat semuanya, betapa cinta benar-benar menjadi suatu hal yang mengasyikkan ketika aku kecil dulu.

Dimulai saat aku SD, aku pernah menangis karna ada adik kelasku yang menyukaiku, kepalanya lonjong seperti semangka. Dia mengikutiku saat pulang sekolah, dan aku selalu bergidik melihatnya.
Kemudian pernah dia berikan padaku 1 set perhiasan mainan, ada kalung, gelang, cincin, dan anting-anting. "Nanti kalo udah gede aku beliin yang bagus tan", sambil diberikannya kemasan itu padaku. Aku hanya terdiam kemudian lari sekencang mungkin menuju rumah, dia tetap mengikuti. Esoknya kutemukan ia depan pagar rumah, sambil pegang bantal berbentuk hati berwarna merah muda "intan cinta pertamaku, ini untuk kamu!" Lalu aku panik, dan pembantuku keluar untuk menyuruhnya pulang, lalu pembantuku kembali membawakan bantal itu untuk aku.
Pernah juga dia minta teman-temannya menyuruhku ke sekolah saat sore dan semua guru sudah pulang, ternyata dia mau bacakan puisi cinta untukku. Gila pikirku.
Pernah juga aku coba-coba pacaran, dengan teman sekelasku, dia senang berikan aku hadiah, biasanya boneka dan coklat. Sekarang aku masih sering bertemu dia di stasiun ketika mau berangkat kuliah, dia jadi security stasiun dan kadang dia suka malu melihatku, aku sih biasa saja, tapi lucu juga kalau diingat.

SMP pun tiba, lagi centil-centilnya katanya. Pertama kali aku pacaran sampai pegangan tangan. Geli rasanya kalau ingat.
Di SMP juga aku bertemu cinta pertama, pacaran sampai setahun lebih. Untuk ukuran anak SMP itu sudah lama sekali. Namun, tentu saja cinta pertama tak pernah mulus, dan jadilah ia hanya kenangan cinta monyet ku. Akupun menjalani masa itu penuh debaran, apalagi sering pulang belakangan biar bisa berduaan di lorong sekolah, sampai akhirnya aku merasakan ciuman pertama, sama sepertinya yang pertama juga. Rasanya jantungku mau lari, aku lemas dan sangat bahagia. Namun sekali lagi cinta pertama tak pernah mulus adanya.
Meski belum terlalu lama ini aku sempat pergi berdua dengan si cinta pertama, namun kita saling tertawa, berubah sekali, dia makin kurus, akunya subur, dan kita sibuk bernostalgia zaman itu.

Masih di SMP, aku pernah berpacaran dengan anak sahabat orang tuaku, bahkan pernah memacari anak wali kelasku. Gila juga aku.

Lulus dari SMP tentu aku merasa lebih dewasa lagi.
Kini orang dari zaman SMP ku hadir, mantan teman sebangku waktu kelas 7 dulu. Katanya dia pendam perasaan suka padaku dari kelas 7 hingga aku kelas 10 SMK. Dan aku adalah cinta pertamanya. Karna dia suka makanya dia sering mengerjaiku dulu, pantas saja. Tapi karna tersanjung atas pernyataannya, kuterima dia jadi pacar. Sayangnya sejak usai kelas 8, dia pindah ke Kalimantan, jadilah pertama kalinya aku LDR, gitu kata anak jaman sekarang. Naasnya putus juga, tidak mungkin aku yang masih bocah bisa LDR'an. Tapi kami masih berteman hingga sekarang meski jarak kita berjauhan.

Masih di jaman SMK, aku kenalan dengan yang lebih dewasa dari aku. Dia sudah kerja, namun umurnya hanya beda 3 tahun dari aku. senang sekali rasanya, pacaran sama yang sudah dewasa. Tapi lama-lama aku pusing juga, aku belum siap bergabung dengan dunianya yang rumit, aku masih ingin menikmati masa remajaku. akhirnya usai juga hubungan itu.

Di sekolah SMK ku dulu, ada praktik kerja di sekolah, aku jurusan Administrasi Perkantoran, aku yang bergaya seperti sekretaris dapat giliran jaga lobby, jaga perpus, dan jaga meja piket, tentu saja bebas mata pelajaran selama seminggu.
Tugasku waktu itu jaga meja piket, dipaginya aku harus berkeliling semua kelas untuk menghitung total kehadiran tiap kelas. Aku gak sadar kalo saat itu ada yang memerhatikanku dari kelas lain.
Besoknya aku gak masuk karna sakit, kemudian kata temanku yang praktik juga, ada yang mencariku lalu titip salam, dan disampaikan pas aku masuk lagi.
Aku gak tau orangnya yang mana, katanya anak Pemasaran dan anak Basket.
Kemudian ketika sedang istirahat ke 2, anak-anak basket sedang latihan di lapangan, temanku menunjuk salah seorang yang sedang berdiri di pinggir lapangan, kemudian dia menyapaku, aku malu, lalu lari. Katanya dia kapten basket, ah bodo amat.
Tapi teman-temanku malah nyomblangi aku, dan berikan akses padanya biar bisa dekat denganku.
Sampai pada akhirnya kuladeni juga, dan kami janjian pergi atletik bareng di daerah Rawamangun, Velodrome namanya.
Pulangnya aku main kerumah temannya, bersama teman-temanku juga.
Tak kusangka dia menembak aku depan teman-temanku. Dan karna senang juga, aku terima.
Pacarannya lucu, dan terlalu di umbar, hanya bikin orang lain iri saja. Dan dia sering sekali mengunjungi rumahku malam-malam dari depan doang tapinya, cuma buat dadah-dadah dari jauh.
Aku lupa karna apa, yang pasti kita putus juga.

Dan akhirnya aku dekat dengan salah satu teman di twitter ku, hubungan kami rumit, dia punya pacar, dan rumah kami sangat jauh. Aku di Kalibata, dia di pertengahan antara Bekasi, dan Gunung Putri. Kalau naik motor kesana butuh 2 Jam, kayak mau ke Bandung lewat tol tapinya.
Yang jelas setelah dia dan pacarnya putus, kami ketemuan. Mana pertama kali ketemuan aku juga langsung ketemu keluarganya juga.
3 hari setelah ketemuan, dia nembak, aku terima.
Aku kira kita LDR antar kota, gataunya kita justru sering ketemu karna dia kuliah di salah satu kampus swasta ternama di pal merah. Akhirnya kita jadi sering ketemu.
Dan aku menjalani ratusan hari bersamanya.
Dari mulai berantem, bahagia, senang, sedih, sinetron, drama korea, semua kita lewati bersama.
Dan selalu ada dia di samping ku apapun keadaannya, termasuk pegangin tanganku waktu aku kecelakaan masuk UGD.
Pokoknya banyak moment gak bisa aku lupa, dan dia masih jadi objek dadi beberapa tulisanku di blog ini.

Setelah 3,5 tahun aku bersamanya, aku berpacaran dengan orang yang sudah bekerja lagi. Tapi tidak lama, karna aku masih suka keingetan sama yang ngejajahku 3,5 tahun itu.

Dan tumbuhlah aku seperti sekarang ini, semakin aku dewasa dan berbagai macam cerita cinta aku alami. Itu baru sebagian saja, masih ada yang lain cuma aku capek tulisnya.

Yang kutau sekarang ini aku jadi banyak belajar bahwa butuh perjalanan mengerti cinta, dan makin dewasa aku sekarang, sejak umurku beranjak dewasa ke 20an, aku mulai banyak berpikir-pikir untuk kembali memulai sebuah hubungan, entah trauma atau apa, yang jelas aku ingin lebih menghargai cinta dan lebih menikmati bagaimana prosesnya, terlebih hanya bahagianya saja yang aku cari. Aku belum mau mengambil resiko untuk mengalami bumbu pedas atau pahit dalam hubungan, karna aku sudah dewasa, aku harus lebih pandai pilah pilih sekarang.
Walau gak aku pungkiri, selalu banyak yang mencoba memulai hubungan bersamaku, meski buruknya rupaku sekarang, aku masih banyak pertimbangan dan alasan, akhirnya mereka hanya datang silih berganti.
Sungguh terserah mau bilang aku egois  hanya mau enaknya saja. Terserah. Aku hanya lelah. Apa salahnya manusia ingin enaknya saja.

Tapi suatu hari nanti, pasti aku coba lagi, dan menikmati rasa tidak enak bahkan sakit itu lagi, tapi aku yakin, selalu ada pelangi setelah badai. Yakan?
Aku percaya kok.
Share on:
Malam tadi ku akhiri dengan namamu, hampir sama dengan malam-malam yang lainnya.
Dan hingga menjelang pagi, kau pun masih menemaniku dari jauh sana.
Entah bagaimana aku harus kembali menamainya, apa aku jatuh cinta?

Dan namamu yang selalu hadir selalu memberiku sebuah harapan bahwa aku akan merasakan hal itu kembali, dengan cerita bersamamu.

Hari demi hari berlalu, mataku selalu mencari kehadiranmu, pahit bila ingin kuucap aku rindu, tapi kurasa memang iya, aku rindu kamu.

Banyak hal sederhana yang membuat dirimu begitu istimewa dimataku yang belum lama selalu menangisi masa lalu. Kau merubahnya menjadi senyuman.

Aku suka bagaimana caramu memperlakukanku, tidak terlalu tinggi tidak terlalu rendah, tidak terlalu berlebihan dan begitu sederhana. Namun sekali lagi aku suka.

Belum lama aku bilang kepada salah satu sahabatku, menurutku ada beda antara cinta dan hasrat ingin memiliki. Dan apakah ini hanyalah sekedar ketakutan karna bertepuk sebelah tangan?
Tentu tidak.
Jika kita tetap berfokus pada hakikat cinta sesungguhnya, yaitu untuk saling berbagi rasa dan menciptakan bahagia.
Dan hasrat untuk memiliki, hanyalah bagaimana cinta diuji dengan kesabaran.

Banyak yang bilang, cinta harus diucap, agar ia tidak lari lagi.
Namun entah aku hanya ingin menikmati rasa ini, aku bahagia, dan tidak ingin merasakan yang lainnya selain kebahagiaan ini.

Aku tidak ingin dia tau, entah karna aku takut justru dijauhi, atau rasa penasaran dengan apa yang dia rasakan padaku, apakah sama dengan ku?

Aku kebabisan kata,
Yang jelas saat ini aku bahagia.
Aku rindu kamu.
Dan membiarkan mata ini dimanjakan dengan senyummu kepadaku.

Share on:
Kali ini gue gak puitis ya atau sok pake bahasa indah, karna menurut gue tulisan inipun bakalan indah kok hehe

Ini tentang UKM yang selama ini gue ikuti, lebih tepat organisasi pertama yang gue ikuti dengan baik dari awal sampe akhir (gatau kapan)
UKM ini pernah gue ceritain sebelumnya, tapi sekarang dgn feel yg beda sih hehe

Awalnya emang gue sangat bersusah-susah ngejalanin kehidupan berorganisasi di Kaphac 32, dimana bukan cuma sebagai penyalur hobby tapi juga keorganisasian yang sangat aktif dan banyak nyerap waktu, tenaga, pikiran, dan biaya.
Waktu itu adalah masa-masa caang atau calon anggota.
Pokoknya 1 hal yang gue rasain capek-tapi-nagih!
Awalnya emang gue bersusah-susah banget di kaphac, dan juga gue ga begitu deket sama temen2 gue disana. Tapi setelah masuk ke masa persiapan pameran, gue pun jadi makin deket sama yang lain juga. Akhirnya pameran terlaksana tanggal 24 Maret 2015 dengan 9 orang pameris, dengan judul SURYAKANTA.
Tapi sayang banget, pas pelantikan, tinggal tersisa 6 orang termasuk gue, dan gue cuma cewek sendirian. Tapi disitu gue merasa kalo walaupun gue jadi sosok yang paling lemah, justru gue kuat karna ada 5 lelaki hebat di belakang gue. Emang sih kita gak harmonis kayak persahabatan se angkatan gitu, tapi kita saling ngerti satu sama lain, saling backup, dan walaupun mulut kadang saling caci, tapi sebenernya tangan kita selalu pegangan kok. Gue yakin meski pait banget diucapin, gue sayang sama ke 5 lelaki hebat gue ini.
Singat cerita lahirlah angkatan kaphac yang baru, generasi ke XVIII (18).

Semakin berat menjalani kehidupan organisasi, kita jadi retak, keluarga kecil gue ini kehilangan 2 anggota. Bukan hilang, gue yakin suatu hari nanti gue kumpul sama mereka lagi!
Biarpun Surya dan Fariz ninggalin kita karna alasan tertentu, tapi Jancuk dan Ote tetep jadi penopang kita semua, terlebih, sahabat terbaik gue di kampus, yang udah gue anggap kayak sodara gue sendiri, Jody, juga ga pernah berhenti saling menguatkan kita semua.

Dan akhirnya gue jalanin kehidupan gue di kaphac dengan angkatan 17 dan 4 orang dari angkatan 18 termasuk gue.
Jumah pengurus aktif hanya 7 orang. Dan mau ga mau kita harus tetep aktif untuk saling backup satu sama lain.
Biar sedikit, tapi kita gaboleh mati terbunuh keadaan!

Gue yang tadinya ga begitu aktif pun jadi paling aktif diantara yang lain, terlebih dengan kehadiran caang 19 waktu itu.. Gue jadi lebih peduli dengan nasib ukm gue ini dan mendekatkan diri gue sama caang 19.

Tapi memang apa mau dikata, peminatan fotografi memang sangat melesat di zaman serba canggih ini, namun justru mematikan kami sebagai organisasi fotografi, kebanyakan orang cuma suka fotografinya aja, dan gamau dibebani dengan tanggung jawab organisasi.
Memang kami harus berbenah diri, gak boleh terpaku, dan harus berubah dari kebiasaan lama atau kami bakalan mati.
SDM kian menipis, tapi semangat gaboleh!

Bogor, 5 Juni 2016, lahirlah anggota keluarga baru, dengan nama angkatan ELORA, dengan jumlah 6 orang, mereka hadir menaruh harapan untuk kita semua di generasi ke XIX (19).

Dan gue seneng banget, gue punya adik2 baru, yang gue sayang seperti adik gue sendiri walau kenyataannya banyak yang lebih tua mereka daripada gue-_-
Gue punya 2 adik cewek, Melati dan Ajeng. Hehe Akhirnyaaaa😆
Dan yang gak gue sangka temen seangkatan gue di kampus, Gema, yang gue pikir ga serius masuk kaphac karna ikut pendidikan paling terakhir justru berkomitmen dan dia bisa jadi anggota kaphac.
Dan Izzat, Edi, Agung, menjadi pelengkap kita semua. Dengan karakter yang beda-beda tapi kita satu kok hehe.

Orang bilang apa yang gue jalani di Kaphac dan capek2 di kaphac itu useless, mereka salah besar.
Gue nemuin keluarga di kaphac, gue nemuin tempat yang selalu gue caci tapi gue rindu kalo ga disana.
Gue dapet banyak pengalaman, bisa ketemu orang2 hebat melalui kapahac, dan gue dapet banyak ilmu disini, yang alhamdulillah ada manfaatnya untuk gue yang sekarang bisa jadi freelance photographer.
Orang cuma bisa ngejudge gue ngelakuin hal yang sia2 di kaphac, termasuk orang tua gue sendiri. Mereka berpikir loyalitas gue berlebihan untuk sebuah ukm dari kampus kecil ini.
Tapi gue yakin apa yang gue lakukan di kaphac ga pernah sia2, dan semua bakalan jadi pengalaman berharga buat gue.

Dan gue selalu ga sabar dengan apa yang sudah direncanakan kedepannya untuk kemajuan diri kita sendiri terlebih untuk kemajuan kaphac.
Kesulitan pasti bakalan kita temuin, tapi kesulitan itu pasti bakalan bikin kita semakin kuat.

Dan di detik terakhir pengurusan angkatan 17 ini, yang artinya, sebentar lagi angkatan gue bakalan naik, dengan partner dari angkatan 19. Gue yakin meski cuma ber 10, kita pasti bisa wujudin mimpi kaphac dan kembali eksis lagi di dunia fotografi.

Kehadiran 19 sangat memberikan gue harapan bahwa tujuan kita untuk saling maju ga akan sia-sia. Gue yakin meski sedikit, kita kuat!

SURYAKANTA - ELORA!
Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • INSTAGRAM : PETUNIAINTAN.
  • Perangkai kata, dibalik lensa.
140x140

INTAN CHARISMA

penjagalaxy

Cari Aku!

Instagram: Petuniantan
Instagram Portfolio: jepretanintan & Photolicious.Jakarta

facebook.com/pettuniaintan

Twitter: IntnKD

Lineid: Intnkd

Snapchat: Pettuniantan

Path: IntanKharisma

Mail: pettuniaintan@yahoo.com
pettuniaintan@gmail.com


Facebook Twitter Gplus RSS
latest posts
latest comments

Search

Blog Archive

  • ►  2025 (1)
    • ►  November (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  Oktober (3)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ►  2017 (10)
    • ►  Desember (3)
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (4)
  • ▼  2016 (27)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ▼  Juni (3)
      • Perjalanan Cinta
      • Rindu
      • Kaphac 32
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (9)

Popular Posts

  • Sudut yang Temaram
    Sudut gelap kamar itu adalah aku Yang panjang menjuntai kedepan, dan lebar kebelakang, ia ada ditengah, berdebu tebal, bersiku kokoh namun t...
  • Raya Ketiga Tanpa Mama
    Saya berdiri lagi, sendiri, menepi. Sebentar lagi raya ketiga, tanpa Mama. Hari ini mendung disertai hujan, saya lihat sekeliling, merasa ad...
  • Mas Nguber
    Kadang suka ngerasa gak sih, kita persiapin sesuatu, tapi kita suka lupa justru waktu yg kebuang buat persiapan bikin kita jadi keteteran? ...
  • Memo Kematian Diri
    Jelaga, ceria, aurora, mega, kelabu, biru. Kau ajari aku. Terbata aku mengeja Bagaimana kau tuntun aku membaca "Ini adalah warna.. ...
  • Pembunuh Senin
    Ini cerita tentang wanita yang ingin membunuh senin. Aku tau betul wajahnya yang selalu terlihat muram. Ia berkata ia juga tau betul banya...
  • Ber
    September Oktober November Desember Ber. Belasan bahkan puluhan tahun yang lalu, mereka menandai bulan-bulan Ber, dengan langit teduh, ...
  • 24 Mei 2023
    Saya merasa saat orang lain dengan sadar dan sengaja menyakiti saya, umumnya mereka enggan mengucap maaf yang tulus. Tiada gestur menyesal, ...
  • Tentang Kampus Tercinta
    Kampus Tercinta. Kampus kecil di Jakarta Selatan tepatnya di Lenteng Agung. Gue mulai kisah awal gue disini. Tepat September 2014 gue mula...
  • Besok Punyaku
    Matahari pagi membawa lagi namamu Tak ada air mata keluar, lambat laun kenyataan telah menyadarkanku, sesungguhnya hingga hari ini aku dapa...

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

  • Home
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates