Diberdayakan oleh Blogger.

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

CATEGORY >

(Bagian satu)

"Siapa kamu?"
Kataku didepan cermin.

Aku melihat aku, tapi bukan aku.
Ya, ini adalah monolog dariku, tentang aku, dan untukku.

Aku melihat sisi-sisi lain dalam diriku.
Abstrak, acak, terbolak balik.
Sisi ini baru ada sekarang.
Aku tidak lahir dengannya, dan ia bukan bagian dari diriku.
Namun rasanya, kami terpaut, terasa familiar, dekat, mungkin pernah bertemu.
Ini serasa ia lahir, dari kesalahan masalalu.

Aku putuskan untuk menjabatnya.
"Hai, aku adalah dirimu juga. Dirimu yang lain"

"Ya, bisakah kita berdamai?"

Dan sejak saat itu, aku dan sisi lain itu menjadi satu.

Share on:

Ingat saat kamu dan dia pernah jadi pembunuh?
Membunuh waktu bersama
Membunuh sedih bersama
Membunuh sepi bersama

Jalani masa dimana detik jadi begitu cepat terlalui, dan seolah kalian butuh lebih dari 24 jam dalam sehari.

Tangan jadi begitu rapuh, sehingga kalian hanya ingin berpegangan tangan, untuk saling menguatkan.

Bahkan hujan tidak lagi menjadi hal sial, karna ia membuat waktu untuk kalian bersama semakin panjang.

Dan dunia tak butuh orang lain, cukup kalian berdua saja.

Disanalah saat rasa lain telah mati, kecuali cinta yang tumbuh setiap harinya.

Dan disanalah kita terlalu lupa.
Terlalu bertumpu, terlalu berharap, terlalu percaya, terlalu cinta.
Lupa bahwa semua hal bisa saja berubah.

Kau mencinta hari ini,
Kau membenci esok hari.
Kau bahagia hari ini,
Kau berduka esok hari.

Ada roda-roda yang terus berputar, tak bisa kau ganjal sekalipun. Kehidupan namanya.

Sekejap saja, ia mati, tertikam cintamu sendiri.

Kemudian pikiranmu hanya sibuk menolak kenyataan. Dan ia sibuk membangun hari barunya tanpamu.

Kau hanya ciptakan ia sebagai ilusi dalam bayangan yang selalu akan bersamamu, namun bayangan itu selamanya tidak akan menyatu denganmu, terlihat dekat namun tak dapat dicapai, terlihat bersama namun ia tak bernyawa.

Roda kehidupan menabrakmu. Kau sadar, namun hilang akal. Berharap semua tak terjadi, lahir kata menyesal.

Andai, andai, andai..

Namun penyesalan tak berguna.
Orang baru akan membawa siklus itu kembali.
Terjadi, lagi, lagi, lagi.

Sesal atau sadarmu tak perlu lagi. Begitulah hingga kau mati, membusuk jadi manusia tak berarti, yang tak belajar dan terlatih.

Maka
Bahagialah seperlunya, sedihlah seperlunya, cintapun seperlunya.
Bertumpulah di kakimu sendiri.
Dan bergurulah pada apa yang pernah terjadi.
Jangan sampai kau tertabrak lagi.

Share on:

September
Oktober
November
Desember

Ber.
Belasan bahkan puluhan tahun yang lalu, mereka menandai bulan-bulan Ber, dengan langit teduh, dingin, dan basah.
Musim yang mereka terka dengan kata Ber.
Selimut rapih diujung kasur, jaket dan mantel tidak lagi dalam almari, mereka tergantung rapih di sangkutan paku belakang pintu.

Ber.
Belasan bahkan puluhan tahun dari waktu itu, saat ini, tak ada lagi patokan musim.
Bisa saja cerah.
Bisa saja teduh.
Bisa saja dingin menusuk.
Atau panas merasuk.
Air yang mengalir di dahi, bisa jadi adalah rintik hujan, atau keringat.

Masa membawanya berubah.

Kini.

Ber.
Bulan-bulan ini, dengan musim macam-macam.
Pancaroba, malaria, mangga, dan rindu dia.

Masa, telah merubah.

Apa yang biasanya statis, dapat berubah drastis.
Apa yang biasanya bahagia tertawa, dapat berubah sedih kecewa.

Empat Ber telah dilalui, dalam bulan dihitung tiga.
Baru kuhitung bulan yang terlalui, sekejap kau hentikan dengan tega.

Mungkin akulah yang masih berpikiran seperti orang jaman dulu, Ber akan tetap, dan selalu sama.
Hingga realita, meneriakiku, apa saja bisa berubah di dunia.

Ber.
Untuk berhenti.

Ber.
Untuk rasa, yang mati.

Ber.
Untuk rindu, yang tak berarti.

Share on:
  • ← Previous post
  • Next Post →
  • INSTAGRAM : PETUNIAINTAN.
  • Perangkai kata, dibalik lensa.
140x140

INTAN CHARISMA

penjagalaxy

Cari Aku!

Instagram: Petuniantan
Instagram Portfolio: jepretanintan & Photolicious.Jakarta

facebook.com/pettuniaintan

Twitter: IntnKD

Lineid: Intnkd

Snapchat: Pettuniantan

Path: IntanKharisma

Mail: pettuniaintan@yahoo.com
pettuniaintan@gmail.com


Facebook Twitter Gplus RSS
latest posts
latest comments

Search

Blog Archive

  • ►  2025 (1)
    • ►  November (1)
  • ►  2024 (3)
    • ►  Oktober (3)
  • ►  2022 (1)
    • ►  Mei (1)
  • ►  2018 (5)
    • ►  Oktober (1)
    • ►  Juli (2)
    • ►  April (1)
    • ►  Januari (1)
  • ▼  2017 (10)
    • ▼  Desember (3)
      • Monolog 1
      • Terbatas Realitas
      • Ber
    • ►  Juni (1)
    • ►  Februari (2)
    • ►  Januari (4)
  • ►  2016 (27)
    • ►  Desember (2)
    • ►  November (2)
    • ►  September (2)
    • ►  Agustus (1)
    • ►  Juli (1)
    • ►  Juni (3)
    • ►  Mei (3)
    • ►  April (3)
    • ►  Maret (1)
    • ►  Februari (9)

Popular Posts

  • Sudut yang Temaram
    Sudut gelap kamar itu adalah aku Yang panjang menjuntai kedepan, dan lebar kebelakang, ia ada ditengah, berdebu tebal, bersiku kokoh namun t...
  • Raya Ketiga Tanpa Mama
    Saya berdiri lagi, sendiri, menepi. Sebentar lagi raya ketiga, tanpa Mama. Hari ini mendung disertai hujan, saya lihat sekeliling, merasa ad...
  • Mas Nguber
    Kadang suka ngerasa gak sih, kita persiapin sesuatu, tapi kita suka lupa justru waktu yg kebuang buat persiapan bikin kita jadi keteteran? ...
  • Memo Kematian Diri
    Jelaga, ceria, aurora, mega, kelabu, biru. Kau ajari aku. Terbata aku mengeja Bagaimana kau tuntun aku membaca "Ini adalah warna.. ...
  • Pembunuh Senin
    Ini cerita tentang wanita yang ingin membunuh senin. Aku tau betul wajahnya yang selalu terlihat muram. Ia berkata ia juga tau betul banya...
  • Ber
    September Oktober November Desember Ber. Belasan bahkan puluhan tahun yang lalu, mereka menandai bulan-bulan Ber, dengan langit teduh, ...
  • 24 Mei 2023
    Saya merasa saat orang lain dengan sadar dan sengaja menyakiti saya, umumnya mereka enggan mengucap maaf yang tulus. Tiada gestur menyesal, ...
  • Tentang Kampus Tercinta
    Kampus Tercinta. Kampus kecil di Jakarta Selatan tepatnya di Lenteng Agung. Gue mulai kisah awal gue disini. Tepat September 2014 gue mula...
  • Besok Punyaku
    Matahari pagi membawa lagi namamu Tak ada air mata keluar, lambat laun kenyataan telah menyadarkanku, sesungguhnya hingga hari ini aku dapa...

Mengenai Saya

Unknown
Lihat profil lengkapku
Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

Hercules Design @Hercules_group
@billykulpa Please contact us via info@hercules-design.com
Reply Retweet Favorite

06 May 2014

This blog is to provide you with daily outfit ideas and share my personal style. This is a super clean and elegant WordPress theme for every bloggers. Theme is perfect for sharing all sorts of media online. Photos, videos, quotes, links... etc.

Facebook Twitter Flickr Linkedin Gplus Youtube

Your Charisma

Ketika Kata Mampu Meredakan Rasa

  • Home
Created By SoraTemplates | Distributed By Gooyaabi Templates